• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
65 dilihat       18 Mei 2026

Panduan Teknis Budi Daya Hanjeli, Serealia Tangguh Kaya Manfaat

Maros, (18/5) – Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, eksplorasi terhadap komoditas serealia lokal yang adaptif menjadi sangat krusial. Salah satu tanaman warisan leluhur yang kini kembali dilirik karena nilai nutrisi dan ketangguhannya adalah Hanjeli.

Untuk mendapatkan produktivitas yang optimal, diperlukan pemahaman teknis yang baik mulai dari penyiapan lahan hingga proses penanaman. Berikut adalah panduan lengkap budidaya hanjeli berdasarkan rekomendasi Kementerian Pertanian:

1. Syarat Tumbuh Optimal

Hanjeli dikenal sebagai tanaman yang cukup tangguh, namun ia akan berproduksi maksimal jika memenuhi syarat lingkungan berikut:

  • Iklim dan Geografis: Tumbuh baik pada kondisi iklim panas. Secara geografis, ideal ditanam di daerah yang terletak pada garis lintang 22°LU dan 22°LS.

  • Ketinggian Lahan: Pada daerah tropis, hanjeli memiliki adaptabilitas yang sangat luas dan dapat tumbuh hingga ketinggian lebih dari 1.000 mdpl.

  • Kondisi Tanah: Menyukai tanah dengan keasaman (pH) sekitar 4,3–7,3. Jenis tanah yang paling cocok adalah tanah lempung berpasir atau tanah liat.

2. Pemilihan Bibit Unggul

Kunci keberhasilan awal budidaya berada pada kualitas benih yang digunakan. Langkah-langkah pemilihannya meliputi:

  • Varietas Terbaik: Pastikan memilih bibit dari varietas unggul yang terbaik dan sesuaikan dengan karakteristik iklim, suhu, cuaca, pH, serta kelembaban di wilayah setempat.

  • Kriteria Fisik: Pilih benih yang sehat, tidak cacat, pertumbuhannya bernas, serta bebas dari tanda-tanda serangan hama dan penyakit.

3. Pengolahan Lahan

Pengondisian media tanam yang baik akan membantu perakaran hanjeli berkembang dengan cepat:

  • Penggemburan: Lahan yang akan digunakan harus digemburkan terlebih dahulu dengan cara dicangkul.

  • Pemupukan Dasar: Masukkan pupuk organik berupa pupuk kandang atau pupuk bokashi sebagai pupuk dasar untuk memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.

  • Pembuatan Bedengan: Buatlah bedengan dengan ukuran 40 cm x 60 cm.

  • Efisiensi Gulma: Untuk menghemat biaya penyiangan gulma di kemudian hari, sangat disarankan untuk menutup bedengan menggunakan mulsa organik atau mulsa plastik.

4. Teknik Penanaman di Lapangan

Proses penanaman dilakukan dengan memperhatikan kerapatan populasi agar tanaman tidak saling berebut nutrisi:

  • Jarak Tanam: Atur jarak antar lubang tanam dengan ukuran 40 cm x 60 cm.

  • Kerapatan Benih: Isi setiap lubang tanam dengan 2–3 biji hanjeli.

  • Perlindungan Awal (Preventif): Meskipun secara umum tanaman hanjeli dikenal jarang terkena hama dan penyakit, tindakan preventif tetap diperlukan. Sebelum benih ditanam, tambahkan insektisida (seperti Furadan 3G) dengan dosis rendah sekitar 10–15 kg/ha. Perlakuan ini berfungsi menjaga agar pertumbuhan awal tanaman benar-benar aman dari gangguan organisme pengganggu tanaman (OPT) di dalam tanah.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini ditulis berdasarkan kolaborasi konten bersama Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian berjudul "Budi Daya Hanjeli" dengan sumber artikel ilmiah pada Rerepository Pertanian berjudul "Faktor dan Strategi Pengembangan Pangan Lokal Hanjeli di Desa Sukajadi Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang."

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Memang Daun Jagung Layu di Siang Hari itu Normal?
    30 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Wamentan Saleh Ajak ASN Kementan Prioritaskan Ketahanan Pangan
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Profil Lengkap Tiga Nahkoda Pertanian Indonesia
    29 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Terapkan PM AAS, Poktan Padaidi Sukses Panen di Tengah Cuaca Ekstrem
    23 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung Kini Jadi Penyubur Tanah
    23 Okt 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Sereal Pedia

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved